Aku lelah melihat lingkungan yang rusak, sampai akhirnya aku beralih ke sabun lerak.
Aku tidak langsung berubah, karena butuh waktu bertahun-tahun sampai akhirnya aku benar-benar merasa…cukup…
Cukup melihat air di sekitar rumah yang dulu jernih, kini terlihat sangat keruh dan jorok.
Cukup melihat lingkungan yang pelan-pelan berubah, tanpa benar-benar tahu apa yang bisa kulakukan.
Sampai suatu hari aku sadar, mungkin aku tidak bisa mengubah dunia sekaligus. Tetapi setidaknya aku bisa mulai dari rumahku sendiri.
Dari hal kecil..
Dari sesuatu yang selama ini setiap hari kupakai: “Sabun”
Awalnya terasa sepele…
Hanya mengganti sabun biasa dengan sesuatu yang lebih alami.
Lalu aku menemukan kembali sesuatu yang sebenarnya sudah lama ada, bahkan sejak zaman nenek moyang kita: “Buah Lerak”.

Buah kecil yang bentuknya sederhana, mirip kacang.
Tapi siapa sangka, di dalamnya tersimpan kekuatan alami untuk membersihkan.
Lerak, atau Sapindus Rarak DC, adalah tanaman yang bisa tumbuh hampir di mana saja, di hampir semua kondisi tanah dan iklim. Tinggi pohon ini bisa mencapai 10 meter. Di berbagai daerah, namanya berbeda. Di Palembang disebut Lamuran, di Jawa Barat disebut Rerek, di Jawa Tengah disebut Lerak. Namun manfaatnya tetap sama: membantu manusia hidup lebih selaras dengan alam.

Dulu nenek moyang kita menggunakannya untuk mencuci pakaian, membersihkan peralatan bahkan merawat kain batik agar indah dan tidak pudar.
Dan hari ini…aku mencoba kembali ke cara itu.
Saat pertama kali menggunakan lerak, rasanya berbeda.
Tidak terlalu berbusa seperti sabun biasa, dan tidak beraroma tajam.
Tapi justru aku merasa tenang. Seolah-olah aku tidak lagi “memaksa” alam bekerja untukku, melainkan mulai bekerja bersama alam.
Aku sadar…setiap tetesan air cucian yang mengalir ke tanah, kini tidak lagi membawa beban bahan kimia berbahaya.
Mungkin kecil…
Mungkin belum langsung terasa dampaknya…
Tapi…bukankah perubahan memang selalu dimulai dari yang kecil?

Sumber: https://hijau.or.id/lerak-sapindus-rarak/
Cara Membuat Sabun Lerak Sendiri di Rumah
Kalau kamu juga mau mencoba, caranya sangat sederhana sebenarnya:
Bahan:
-5-10 buah lerak kering
-500ml air
-beberapa tetes minyak esensial (lavender, lemon, dll). Ini opsional ya, bisa pakai maupun tidak.
Cara Membuat:
1. Pecahkan buah lerak hingga bagian dalamnya terbuka.
2. Rebus dengan air selama 10-15 menit sampai air berubah kecoklatan dan sedikit berbusa.
3. Dinginkan lalu saring airnya.
4. Masukkan ke dalam botol.
5. Masukkan minyak esensial jika ingin aroma yang lebih segar.
Kegunaan:
-Untuk mencuci pakaian.
-Membersihkan peralatan rumah tangga.
-Bisa sebagai bahan dasar sabun cair alami untuk sabun mandi.

Kita Tidak Harus Sempurna
Hari ini…aku hanya mengganti sabun.
Besok, mungkin aku akan belajar mengurangi plastik.
Lusa, mungkin aku akan lebih bijak menggunakan air.
Aku tidak sedang mencoba menjadi sempurna.
Aku hanya tidak ingin lagi diam.
Karena ternyata menjaga bumi tidak selalu butuh langkah besar.
Kadang…cukup dengan keputusan kecil yang dilakukan dengan hati.
Dan siapa tahu, dari satu langkah kecil ini…
akan ada langkah-langkah lain yang mengikuti.
Untuk kita…
Untuk anak-anak kita…
Untuk planet bumi yang kita tinggali bersama…
