Review Hotel Untuk Staycation di Kupang NTT
Hai Teman Cerita,
Di masa pandemi ini berlibur keluar kota sepertinya bukan pilihan yang bijak ya, terutama untuk kita mamak-mamak yang sudah punya ekor alias sudah punya anak kecil. Selain resiko yang tinggi jika kita berada di kerumunan, ada juga prosedur yang mungkin kurang nyaman untuk anak-anak jika kita ingin keluar kota, seperti penggunaan masker sepanjang perjalanan dan juga kewajiban untuk SWAB test.
Karena pertimbangan tersebut, maka kami sekeluarga memutuskan untuk mencoba berlibur ala staycation di beberapa hotel pada waktu yang berbeda-beda. Kami memilih staycation karena setelah sekian lama kami mencoba di rumah saja sesuai ketentuan pemerintah, mamak butuh mengembalikan kewarasan mamak agar rumah tangga tetap aman dan damai, hehe.. Alasan lain adalah agar anak tidak bosan dan bisa mengeksplor hal baru di luar rumah.
Di cerita kali ini, saya mau mencoba melakukan review berdasarkan pengalaman saya dan keluarga saat menginap di beberapa hotel di kota Kupang. Mengapa Kupang? Pastinya karena kami sekeluarga saat ini tinggal di kota Kupang NTT. Nah, berhubung kami juga belum pernah jalan-jalan keliling Kupang, jadi saya belum bisa bercerita tentang tempat-tempat cantik di Kupang. Semoga suatu saat nanti bisa saya ceritakan juga di artikel yang berbeda ya.
Saat ini saya akan review tiga hotel bintang 4 di Kupang : On The Rock Hotel, Sotis Hotel, dan Aston Hotel Kupang. Saya akan mencoba review dan memberi skor dengan rentang 1 s/d 5 dari sisi protokol kesehatan, kamar, food & beverage, serta fasilitas tambahan lain yang diberikan seperti pool, spa, gym, dll.
ON THE ROCK HOTEL By Prasanthi
Lokasi hotel ini ada di pinggir laut. Akses ke hotel mudah karena berada langsung di pinggir jalan besar. Pool dan beberapa kamar menghadap ke laut, dan di belakang hotel pun ada semacam mini boulevard untuk para tamu bersantai menikmati pemandangan laut atau sunset.
Protokol kesehatan: 3/5
Saat masuk kami harus cuci tangan dan wajib menggunakan masker. Para karyawan juga menggunakan masker dan atau face shield. Karena situasi pandemi, sarapan diantar ke kamar, dan restoran tidak dibuka untuk sementara. Terkait kamar, saat itu tidak ada keterangan apakah kamar sudah steril dengan dilakukan penyemprotan disinfektan atau belum. Namun untuk berjaga-jaga kami sudah siapkan spray disinfektan yang kami semprotkan ke setiap bagian kamar.
Kamar: 4/5
Jenis kamar yang kami gunakan adalah de’balcony atau kamar dengan fasilitas balkon menghadap laut. Kamarnya luas, fasilitas kamar standar, kamar mandinya luas, dan wastafel cukup besar. Saat itu anak toddler saya takut dengan shower sehingga kami terpaksa memandikan dia di wastafel, jadi penilaian wastafel cukup penting untuk kami. Hehe..
Food & Beverage: 2/5
Makanan yang kami coba adalah sarapan yang diantar ke kamar. Saat itu pilihannya hanya 3 jenis makanan, yaitu nasi goreng, soto ayam, dan roti sandwich. Kami memilih nasi goreng dan soto ayam di hari pertama, kemudian nasi goreng dan sandwich di hari kedua. Pilihan makanan tidak banyak dan dari segi rasa kami merasa bumbunya kurang, jadi cenderung terasa hambar.
Fasilitas lain: 3/5
Restoran, fitness centre, dan spa saat itu tidak dibuka, sehingga fasilitas yang dapat digunakan hanya pool dan taman. Pool orang dewasa luas, begitu pun pool anak juga luas dan nyaman. Pemandangan ke arah laut juga bagus untuk foto-foto. Ada juga taman yang luas dan cantik, terdapat gazebo dan boulevard mini yang juga sangat cocok sebagai lokasi berfoto. Taman ini memang biasa dipakai untuk foto-foto pre wedding


SOTIS HOTEL KUPANG
Hotel ini lobbynya bagus deh, desain interiornya artistik dengan furnitur yang menarik. Terdapat sofa-sofa berukuran besar dan berwarna-warni. Lokasi hotel ini juga berada di pinggir laut dan ada pantainya, jadi pengunjung dapat langsung ke pantai yang ada di belakang hotel. Hotel terletak di pinggir jalan besar, satu deret dengan On The Rock Hotel sehingga mudah untuk ditemukan.

Protokol Kesehatan: 4/5
Saat datang, selain wajib mengenakan masker dan mencuci tangan, kaki kami pun disemprot disinfektan, begitu juga bagasi kami sebelum masuk hotel disemprot disinfektan. Para karyawan juga tertib menggunakan masker dan face shield. Untuk sarapan, tamu diberi pilihan untuk sarapan di kamar atau di restoran. Jika kita memilih sarapan di restoran, kita akan diberi sarung tangan plastik yang wajib digunakan saat mengambil makanan. Oh ya, sarapannya ditata secara buffet, jadi selama mengambil makanan pun, tamu diwajibkan pakai masker. Meja makan juga menggunakan protokol jaga jarak dan batasan jumlah orang yang duduk di satu meja. Layanan spa dibuka namun hanya untuk in-room, atau dilakukan di dalam kamar dengan petugas spa yang juga tetap menggunakan masker dan mencuci tangan sebelum melakukan spa. Para tamu dapat melihat langsung dan memastikan petugasnya betul-betul mencuci tangan sebelum memulai perawatan kepada tamu.
Kamar: 3/5
Tipe kamar yang kami gunakan adalah Premiere King Bedroom. Kamar ini memiliki balkon yang menghadap langsung ke laut. Luas kamar standar, fasilitas kamar standar, kamar mandi ukuran standard, tapi wastafelnya kecil, mamak sedih hahaha. Tapi sisi positifnya bocah jadi belajar menerima kenyataan bahwa shower tidak semenyeramkan itu hehe..
Food & Beverage: 5/5
Pilihan makanan saat sarapan cukup banyak dan rasanya endesss.. hahaha. Selain sarapan, kami juga mencoba B&B Kitchen n’ Lounge-nya untuk dinner, pilihan menu sebenarnya juga tidak begitu banyak, tapi cukuplah untuk si picky eater seperti anak saya. Dari segi rasa sama seperti sarapan, enak, bumbunya juga tidak pelit. Saya pesan spaghetti carbonara, kejunya enak dan banyak, plating nya juga cantik. Suami pesan sop buntut, rasanya enak dan dagingnya banyak, kami cukup puas untuk makanannya.
Fasilitas Lain : 3/5
Fasilitas yang kami gunakan adalah restoran, pool, dan spa. Untuk restoran, pelayanannya baik dan makanannya enak seperti penilaian saya sebelumnya. Nah, untuk spa karena dilakukan in-room dengan latar belakang suara bocah manggil-manggil dan ngerecokin mamanya haha.. jadi overall agak kurang nyaman alias kurang menikmati. Pool tidak begitu besar tapi pemandangan ke pantai dan lautnya cukup menarik.


ASTON HOTEL KUPANG
Lokasi hotel ini juga ada di pinggir jalan raya dan mudah diakses, namun posisi hotel ada di sisi jalan bersebrangan dengan laut, jadi jika ingin ke pantai kita harus nyebrang dulu ya, Teman Cerita. Ada beberapa kamar yang juga menghadap laut, balkon ada di lantai 2 yang bisa digunakan oleh umum untuk menikmati pemandangan laut atau sunset.
Protokol kesehatan: 4/5
Masuk hotel wajib mencuci tangan dan menggunakan masker. Di meja resepsionis juga diinformasikan bahwa seluruh karyawan hotel sudah menjalani tes Covid-19 dan dinyatakan negatif. Para karyawan menggunakan masker serta face shield. Saat sarapan, tamu diberikan sarung tangan plastik, wajib masker, dan penataan meja menggunakan protokol jaga jarak dengan batasan jumlah orang di setiap meja.
Kamar: 3/5
Tipe kamar yang kami gunakan adalah deluxe, pemandangan ke laut namun tidak ada balkon kamar seperti di dua hotel lain. Ukuran kamar standar, fasilitas kamar standar, ukuran kamar mandi standar, tapi wastafelnya besar, mamak senang lagi hehe.. Satu hal yang paling saya suka dari kamar di Aston adalah tempat tidur, bantal, dan selimutnya terasa beda aja, lebih empuk dan bikin mager kalau sudah rebahan hehe..
Food & Beverage: 4/5
Pilihan menu saat sarapan banyaaak, secara rasa standar ya, tapi karena pilihannya banyak jadi kita ga bosen. Untuk restorannya ada tiga pilihan : Lung Hoa Chinese Restaurant di Lobby, Leek Sky Dinning & Lounge di lantai 18, juga Gourmet Restaurant & Balcony di lantai 2 yang biasa digunakan untuk sarapan. Lung Hoa Chinese Restaurant sudah kami coba, menunya mostly adalah Chinese Food, jadi kami coba menu non-halal nya dan lumayan enak. Leek Sky Dinning & Lounge sudah kami coba juga, namun ambience-nya kurang cocok untuk keluarga ya, pilihan makanan standar dan rasanya juga standar..
Fasilitas lain: 4/5
Fasilitas yang kami gunakan adalah restoran, spa, pool, dan fitness centre-nya. Untuk restoran seperti yang sudah saya ceritakan sebelumnya ada banyak pilihan namun pelayanannya standar. Spa bekerja sama dengan Martha Tilaar jadi pelayanannya sangat nyaman karena fasilitas di dalam spanya sendiri sudah sangat lengkap, dari pijat, lulur, hingga berendam di bath tub. Untuk pool tidak terlalu luas, fitness centre juga alat-alatnya standar.


Di Kupang sendiri kami belum menemukan hotel yang memiliki fasilitas playground untuk anak. Kami sejauh ini hanya menggunakan fasilitas pool, taman, dan juga pantai untuk memuaskan hasrat eksplorasi anak. Walaupun begitu, di Kupang sebenarnya sudah cukup banyak taman umum yang bisa jadi arena playground anak, arena bermain anak di Lippo Mall juga bisa menjadi pilihan lainnya. Untuk tempat wisata anak seperti area permainan air Subasuka sejak awal pandemi tutup dan masih belum beroperasi hingga sekarang.
😉
Semoga cerita kali ini bisa jadi referensi yang berguna untuk Teman Cerita yang ada di Kupang, atau yang mau berwisata ke kota Kupang ya. Jangan lupa taati protokol kesehatan agar kita semua tetap sehat dan tetap saling menjaga satu sama lain. Semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan kita bisa bebas piknik serta bebas berwisata kemanapun. Amiinnn.