Produk Rumah Tangga,  REVIEW

Review Kurumi KV 01 Anti-Dust Mites UV Vacuum Cleaner : Si Cepat Panas dengan Sedotan Mantap

Pekerjaan suami saya menuntut kami untuk hidup berpindah-pindah kota. Kami memiliki rumah di Kota Medan yang kami sebut sebagai rumah utama kami, namun saya dan anak-anak terkadang ikut kemana suami bertugas dan bolak-balik ke Medan setiap beberapa bulan sekali. Kebetulan anak-anak belum mulai sekolah sehingga hal tersebut tidak masalah kami lakukan untuk saat ini. Namun tidak ada yang bisa kami mintai tolong untuk membersihkan rumah kami yang sedang kosong secara rutin, sehingga Teman Cerita bisa bayangkan betapa kotornya rumah saat kami datangi kembali.

Setiap kali kembali, kami harus melakukan upaya bersih-bersih menyeluruh, seperti menyapu, mengepel, mengelap semua permukaan, mencuci AC dan terakhir menyedot debu di tempat tidur, sofa dan karpet rumah. Karena saya memiliki dua anak balita, wajar saya sangat concern dengan hal ini. Rumah yang tertutup sekian lama menyebabkan udara di dalam rumah sangat lembab dan itu menjadi tempat yang sangat menyenangkan bagi tungau berkembang biak. Saya khawatir tungau-tungau ini dapat menyebabkan gatal-gatal atau bersin-bersin, terutama bagi anak-anak yang lebih sensitif. Saat-saat seperti inilah saya selalu menyewa vacuum yang juga bisa sekaligus membunuh tungau, dua kali sudah saya menggunakan Kurumi KV 01 Anti-Dust Mites UV Vacuum Cleaner.

Saya memilih produk ini setelah melihat review dari beberapa teman sesama ibu yang juga memiliki anak balita. Sebenarnya harga belinya sendiri tidaklah terlalu mahal, berkisar 800-900 ribu, namun saya masih menyewa karena belum sreg betul untuk memutuskan membeli.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

SPESIFIKASI TEKNIS

Kurumi KV 01 ini memiliki 3 pilihan warna, yaitu merah, putih dan gold. Body-nya cukup kokoh dengan panjang kabel sekitar 4 meter. Ya, masih menggunakan kabel, namun menurut saya ukurannya lumayan panjang sehingga kita masih cukup leluasa bergerak. Bobotnya sendiri cukup berat, sekitar 1,9 kilogram. Sekalian olahraga lengan ya, bund.

Mesin ini menggunakan daya listrik 400W dengan Voltase 220-240V. Wadah penampung debu berada di bagian atas mesin (berwarna hitam) dengan kapasitas hingga 0,5L. Wadah ini dapat dicuci dengan menggunakan air setelah selesai digunakan.

FITUR UNGGULAN

Nah, karena kebutuhan saya untuk membersihkan debu dan memusnahkan tungau, Kurumi KV 01 ini pilihan yang pas. Kurumi KV 01 dilengkapi dengan Type C UV Light yang sangat efektif untuk membasmi mikrobakteri dan tungau. Lampu UV akan mensterilkan tungau dengan mengubah DNA mereka sehingga tidak dapat berkembang biak. Jika sedang bekerja, sinar UV akan terlihat menyala berwarna biru pada bagian bawah mesin. Kalau jaman dulu mungkin kita hanya menjemur kasur di bawah terik matahari, padahal cara tersebut tidak dapat menghilangkan tungau. Sinar UV ini jauh lebih ampuh.

Selain itu, teknologi filter biasa yang kita temui di alat vakum lain hanya mampu menyaring kotoran berukuran besar. Namun dengan HEPA filter yang ada pada Kurumi KV 01 ini, mikropartikel yang tidak kasat mata dapat terhisap sempurna sehingga hasil akhir lebih sempurna. Saringan HEPA ini pun dapat dicuci sendiri dan dikeringkan sebelum digunakan lagi.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Di bagian bawah dapat kita lihat bentuk sikatnya yang memanjang dengan bulu-bulu pembersihnya. Turbo Brush ini dapat membersihkan debu dan kotoran dengan getaran dan gerakan berputar dalam kecepatan tinggi. Model sikat seperti ini sangat pas untuk membersihkan rambut atau bulu yang menempel di permukaan sofa atau karpet.

Sumber : Dokumentasi Pribadi

KV 01 ini dapat digunakan untuk permukaan mendatar ataupun vertikal, hanya meletakkannya harus pas dan rata, jika sudah rata maka sensor infrared di bagian kanan kiri mesin akan menyala. Jadi bisa kita gunakan untuk membersikan kepala tempat tidur ataupun gorden.

REVIEW JUJUR

Kalau membahas kemampuannya menghisap debu, saya cukup puas. Kasur ataupun bantal yang rasa-rasanya bersih, setelah dihisap dengan Kurumi KV 01 ini rupanya tetep aja kotor. Duh, ga kebayang ya selama ini saya dan keluarga tidur bersama debu-debu tersebut. Setiap kali membuka HEPA filter untuk mengintip hasilnya, satisfying banget, bund. Kalau makin tebal debu di filter, rasanya saya makin puas.

Tapi ada satu hal yang membuat saya tidak puas dengan produk ini. Mesinnya mudah overheat! Klaim dari pemilik barang saat saya menyewa adalah mesin dapat digunakan selama 15 menit lalu diistirahatkan. Hmmm tak sampe 15 menit mesinnya udah metong, bund. Mati sendiri dan tidak bisa dihidupkan lagi. Terpaksa saya harus menunggu sampai mesin dingin lagi baru bisa dihidupkan kembali. Saya tidak pernah tahu persis berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendinginkan kembali mesin. Biasanya saya tinggal saja melakukan pekerjaan lain, begitu senggang barulah saya operasikan kembali.

Dampaknya apa? Dampaknya kalau mau membersihkan rumah besar-besaran dan buru-buru ya tidak bisa. Mesin baru dipakai 5 menit sudah panas dan mati. Pekerjaan saya jadi terputus-putus. Misalnya di pagi hari saya hanya dapat membersihkan satu sofa saja, lalu berhenti. Sore hari dilanjutkan dengan bantal sofa, lalu berhenti. Besok mulai membersihkan kasur lalu berhenti, sorenya membersihkan bantal, dan berhenti lagi. Begitulah sampai akhirnya semuanya selesai. Stok sabarnya harus banyak ya, harus lebih banyak dari debu yang disedot.

Nah kalau misalnya Teman Cerita memang tipe yang rajin membersihkan rumah secara rutin, artinya rajin setiap hari membersihkan sedikit-sedikit, monggo dibeli. Harganya sepadan kok. Sedotan debunya mantap, saya akui. Pesan saya ya itu aja, banyak sabar.

SCORE

Untuk Kurumi KV 01 Anti-Dust Mites UV Vacuum Cleaner ini saya beri nilai 4/5.

Semoga sharing dan review saya berfaedah ya, Teman Cerita. Sampai jumpa di postingan berikutnya.

Ibu rumah tangga dengan dua anak. Mantan jurnalis televisi yang kini lebih banyak mengikuti gosip artis daripada isu politik nasional. Seorang instruktur pijat bayi tersertifikasi sekaligus pengajar Public Speaking, namun bercita-cita punya line bisnis baju anak. Sungguh tidak nyambung bukan?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *