{"id":892,"date":"2021-06-25T14:21:23","date_gmt":"2021-06-25T14:21:23","guid":{"rendered":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892"},"modified":"2021-07-17T15:57:18","modified_gmt":"2021-07-17T15:57:18","slug":"anakku-terlalu-penyayang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892","title":{"rendered":"Anakku Terlalu Penyayang"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Anak yang senang memeluk dan mencium, perlu ditunjukkan batasan-batasan yang baik oleh orang tua, sekaligus diberikan alat untuk mengungkapkan kasih sayang dengan tepat.<\/h2>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"360\" height=\"240\" src=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-953\" srcset=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg 360w, https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 360px) 100vw, 360px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebelum bisa berbicara, anak-anak sejak bayi secara alami bisa merasakan kasih sayang melalui sentuhan. Mereka tenang bila dipegang, tersenyum ketika dicium, atau ketika jari menyentuh pipi mereka. Anak-anak mencari kenyamanan pada orang tua mereka. Namun saat mereka tumbuh cukup besar untuk mengkomunikasikan kasih sayang dengan kata-kata, banyak dari mereka yang terus menunjukkan kasih sayang secara fisik- bahkan menuntutnya. Begitu pun anak saya, sangat penyayang dan menuntut sentuhan fisik di mana pun dan kapan pun. Kerap kali ia juga mengatakan &#8220;I Love You, Mami&#8221; begitu sering; saat bangun, mau mandi, ke toilet, saat makan, dan di berbagai kesempatan lainnya. Mungkin <em>teman cerita<\/em> pernah mengalami ada saat dimana merasa tidak nyaman dengan tindakan anak yang terlalu sering menunjukkan rasa sayangnya sama seperti saya. Hal ini bahkan bisa juga malah menempatkan anak dalam bahaya jika anak tidak paham batasannya.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><em>Kids don\u2019t know anything<\/em>. <em>Parents have to teach them and mold them and be role models<\/em><\/p><cite><br>&nbsp;Ken Dolan-Del Vecchio, family therapist and author of&nbsp;<a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.amazon.com\/dp\/0692903046\/ref=sr_1_1?s=books&amp;ie=UTF8&amp;qid=1507808537&amp;sr=1-1&amp;keywords=simple+habits+of+exceptional\" target=\"_blank\"><em>Simple Habits of Exceptional (But Not Perfect) Parents<\/em><\/a><\/cite><\/blockquote>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"349\" height=\"240\" src=\"http:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/loving-mom-mural.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-951\" srcset=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/loving-mom-mural.jpg 349w, https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/loving-mom-mural-300x206.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 349px) 100vw, 349px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Awalnya saya menganggap perilakunya sangat lucu dan menyenangkan. Saya merasa sangat dicintai oleh anak saya. Namun saya merasa perlu menerapkan batasan untuknya, ketika melihat teman suami saya mengelus rambut, pipi dan menggendongnya. Terbersit pertanyaan di benak saya kala itu, &#8220;apakah nantinya dalam waktu dekat ia akan mengungkapkan rasa sayangnya juga kepada lawan jenis yang akrab dengannya- misalnya teman-teman suami saya?&#8221; Aduh, Big NO! Apakah <em>teman cerita <\/em>pernah memikirkan hal yang sama?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemampuan anak menetapkan batasan fisik yang sehat, serta mampu untuk mengindahkan batasan fisik orang lain adalah hal yang terpenting untuk membangun hubungan antar pribadi atas dasar rasa hormat. Namun mempertahankan batasan itu bisa jadi rumit ya, apalagi kalau <em>teman cerita<\/em> tidak terbiasa mengamati dan mencari tahu batasan fisik kita sendiri, tak nyaman jadinya jika kita memulai sejak usia dewasa. Maka dari itu sejak usia dini, sangatlah penting memberikan pemahaman mengenai batasan-batasan diri. Semakin awal anak mengetahui batasannya dan belajar menghormati orang lain, semakin mudah nantinya anak memiliki arah hubungan yang sehat dan positif saat usia dewasa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana mengajari anak tentang batasan fisik<\/h3>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"360\" height=\"240\" src=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/boundinnng.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-957\" srcset=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/boundinnng.jpg 360w, https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/boundinnng-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 360px) 100vw, 360px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika anak masih bayi, orang tua memang dianjurkan untuk melakukan kontak fisik sebanyak mungkin untuk menciptakan bounding atau keterikatan emosional. Menjelang anak mulai berlatih berbicara, orang tua bisa menggunakan bahasa yang sederhana untuk menetapkan batasan fisik. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"360\" height=\"240\" src=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/lovely.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-958\" srcset=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/lovely.jpg 360w, https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/lovely-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 360px) 100vw, 360px\" \/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Orang tua menjadi contoh yang baik<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Anak ibarat spons yang menyerap semua informasi dari lingkungannya, merekam peristiwa yang dilihatnya, meniru dan menyimpannya dalam memorinya. Di depan anak, orang tua juga harus berperilaku sewajarnya dalam menunjukkan kasih sayang. Saya menetapkan standar batasan yang berbeda untuk orang tua, suami, saudara, teman, dan handai taulan. Dengan suami, saya menghindari sentuhan fisik berlebihan <s>seperti <em>fr<\/em><\/s><em><s>ench kiss<\/s><\/em> di depan anak (kalau di dalam kamar terkunci, boleh-boleh saja kan? Hehehe). Hanya berpelukan dengannya, atau mengajak anak untuk turut serta berpelukan, juga mencium punggung tangan ketika suami pergi ke kantor. Harapannya anak saya pun akan meniru cara saya ini. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Meminta Izin untuk memeluk dan mencium anak<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sejak anak saya bayi sebenarnya saya selalu melakukan sentuhan fisik padanya. Memeluk, mencium, mengelus dan memijatnya menjadi bagian dari kehidupan kami setiap hari, saya sangat menyayanginya. Ia pun tumbuh menjadi anak yang juga penyayang kepada saya. Setelah ia mampu berbicara, saya sadar harus mengajarkan beberapa batasan agar tidak <em>kebablasan.<\/em> Saya mulai dari hal yang paling sederhana, mengatakan &#8220;Can I hug you? Can I kiss you?&#8221; sebelum memeluk dan menciumnya. Ketika mandi pun saya akan meminta izin untuk memegang area sensitif tubuhnya dan menekankan pentingnya rasa hormat kepada pribadinya sebagai manusia. <\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tidak mengapa untuk berkata &#8220;tidak&#8221;<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mampu berkata &#8220;tidak&#8221; adalah keterampilan dasar bagi semua anak, karena hal itu adalah bagian dari interaksi antar manusia. Kata &#8220;tidak&#8221; mampu menciptakan batasan bagi tindakan yang tidak diinginkan. Namun terlepas dari sifat dasarnya, kata &#8220;tidak&#8221; bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, baik bagi pihak yang mengatakan, atau pihak yang mendengar. Anak sebaiknya diajari kapan dan bagaimana ia boleh bersentuhan dengan orang asing, serta mampu mengucapkan kata &#8220;tidak&#8221; untuk sentuhan yang melanggar batasan. Tak lupa memberitahu anak agar ia mau bercerita pada orang tua jika mendapat sentuhan yang tidak diinginkan. Cara saya mengajarinya adalah dengan bermain suatu skenario: menjadi paman yang datang ke rumah, dan langsung mau memeluk dan mencium, saya ajak anak berkata &#8220;Tidak\/No\/Jangan&#8221; dengan sopan dan alihkan dengan berjabat tangan saja. Lalu mainkan juga skenario lain, menjadi teman sebaya anak. Ajarkan ia mengucapkan kata &#8220;tidak&#8221; dengan gaya bahasa anak-anak. Usahakan gaya bahasa dan intonasi saat mengucapkan kata &#8220;tidak&#8221; kepada orang dewasa dan anak-anak dibedakan ya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image is-style-default\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210704_125811_0000-1024x724.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-984\" width=\"360\" height=\"240\"\/><\/figure><\/div>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Beritahu dengan guyonan<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketika anak melanggar batasan, tidak perlu berteriak atau marah lho, <em>teman cerita<\/em>, apalagi mempermalukan dia di depan teman atau anggota keluarga lain. Contohnya ketika kami berjumpa dengan kerabat saya, ia bisa tiba-tiba memeluk dan mencium kerabatnya, alih-alih menegurnya dengan nada tinggi, saya mengajaknya sebentar ke tempat yang tenang (bisa 1-2 meter dari lokasi sebelumnya) dan mengingatkan kembali tentang perlunya meminta ijin mereka sebelum melakukan kontak fisik tersebut. Tentu nada suara saya dibuat lembut, tanpa melotot, dengan tawa, canda dan senyuman. Bagaimana dengan kerabat atau temannya? Hal yang sama juga bisa <em>teman cerita<\/em> beritahukan kepada kerabat\/ temannya agar mereka meminta izin anak terlebih dulu sebelum melakukan kontak fisik. <\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-image\"><figure class=\"aligncenter size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/20210704_131316_0000-1024x724.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-988\" width=\"360\" height=\"240\"\/><\/figure><\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anak yang senang memeluk dan mencium, perlu ditunjukkan batasan-batasan yang baik oleh orang tua, sekaligus diberikan alat untuk mengungkapkan kasih sayang dengan tepat. Sebelum bisa berbicara, anak-anak sejak bayi secara alami bisa merasakan kasih sayang melalui sentuhan. Mereka tenang bila dipegang, tersenyum ketika dicium, atau ketika jari menyentuh pipi mereka. Anak-anak mencari kenyamanan pada orang&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_kad_post_transparent":"","_kad_post_title":"","_kad_post_layout":"","_kad_post_sidebar_id":"","_kad_post_content_style":"","_kad_post_vertical_padding":"","_kad_post_feature":"","_kad_post_feature_position":"","_kad_post_header":false,"_kad_post_footer":false,"_kad_post_classname":"","footnotes":""},"categories":[27,158],"tags":[160,169,162,166,163,168,165,167,159,164],"class_list":["post-892","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-family","category-parenting-skills","tag-anakterlalupenyayang","tag-caramendidikanak","tag-caramengajarianakbatasan","tag-cintaorangtua","tag-ciumandengananak","tag-healthybounderies","tag-kasihsayang","tag-pelukandengananak","tag-sentuhanfisik","tag-skinship"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Anakku Terlalu Penyayang - wanita &amp; cerita<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Anakku Terlalu Penyayang - wanita &amp; cerita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anak yang senang memeluk dan mencium, perlu ditunjukkan batasan-batasan yang baik oleh orang tua, sekaligus diberikan alat untuk mengungkapkan kasih sayang dengan tepat. Sebelum bisa berbicara, anak-anak sejak bayi secara alami bisa merasakan kasih sayang melalui sentuhan. Mereka tenang bila dipegang, tersenyum ketika dicium, atau ketika jari menyentuh pipi mereka. Anak-anak mencari kenyamanan pada orang...\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"wanita &amp; cerita\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-06-25T14:21:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-07-17T15:57:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"360\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"240\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Monica Jesselyn\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Monica Jesselyn\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892\"},\"author\":{\"name\":\"Monica Jesselyn\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/44c025e1d842e36aadbbb51ebbb71087\"},\"headline\":\"Anakku Terlalu Penyayang\",\"datePublished\":\"2021-06-25T14:21:23+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-17T15:57:18+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892\"},\"wordCount\":878,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/newborn-baby.jpg\",\"keywords\":[\"anakterlalupenyayang\",\"caramendidikanak\",\"caramengajarianakbatasan\",\"cintaorangtua\",\"ciumandengananak\",\"healthybounderies\",\"kasihsayang\",\"pelukandengananak\",\"sentuhanfisik\",\"skinship\"],\"articleSection\":[\"FAMILY\",\"Parenting Skills\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892\",\"name\":\"Anakku Terlalu Penyayang - wanita &amp; cerita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/newborn-baby.jpg\",\"datePublished\":\"2021-06-25T14:21:23+00:00\",\"dateModified\":\"2021-07-17T15:57:18+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/newborn-baby.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/06\\\/newborn-baby.jpg\",\"width\":360,\"height\":240},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?p=892#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Anakku Terlalu Penyayang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/\",\"name\":\"wanita &amp; cerita\",\"description\":\"Cerita wanita tentang kehidupan, keluarga, dan perjalanan hati.\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#organization\",\"name\":\"wanita &amp; cerita\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/cropped-cropped-wanita-dan-cerita-logo.jpg.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/cropped-cropped-wanita-dan-cerita-logo.jpg.png\",\"width\":333,\"height\":204,\"caption\":\"wanita &amp; cerita\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/44c025e1d842e36aadbbb51ebbb71087\",\"name\":\"Monica Jesselyn\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e2bbce6c3a4d4de13781a972882ee9496bd151a46bad2670e03ff261ee0d2653?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e2bbce6c3a4d4de13781a972882ee9496bd151a46bad2670e03ff261ee0d2653?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e2bbce6c3a4d4de13781a972882ee9496bd151a46bad2670e03ff261ee0d2653?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Monica Jesselyn\"},\"sameAs\":[\"http:\\\/\\\/wanitadancerita.com\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/wanitadancerita.com\\\/?author=1\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Anakku Terlalu Penyayang - wanita &amp; cerita","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Anakku Terlalu Penyayang - wanita &amp; cerita","og_description":"Anak yang senang memeluk dan mencium, perlu ditunjukkan batasan-batasan yang baik oleh orang tua, sekaligus diberikan alat untuk mengungkapkan kasih sayang dengan tepat. Sebelum bisa berbicara, anak-anak sejak bayi secara alami bisa merasakan kasih sayang melalui sentuhan. Mereka tenang bila dipegang, tersenyum ketika dicium, atau ketika jari menyentuh pipi mereka. Anak-anak mencari kenyamanan pada orang...","og_url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892","og_site_name":"wanita &amp; cerita","article_published_time":"2021-06-25T14:21:23+00:00","article_modified_time":"2021-07-17T15:57:18+00:00","og_image":[{"width":360,"height":240,"url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Monica Jesselyn","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Monica Jesselyn","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892"},"author":{"name":"Monica Jesselyn","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#\/schema\/person\/44c025e1d842e36aadbbb51ebbb71087"},"headline":"Anakku Terlalu Penyayang","datePublished":"2021-06-25T14:21:23+00:00","dateModified":"2021-07-17T15:57:18+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892"},"wordCount":878,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg","keywords":["anakterlalupenyayang","caramendidikanak","caramengajarianakbatasan","cintaorangtua","ciumandengananak","healthybounderies","kasihsayang","pelukandengananak","sentuhanfisik","skinship"],"articleSection":["FAMILY","Parenting Skills"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892","url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892","name":"Anakku Terlalu Penyayang - wanita &amp; cerita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg","datePublished":"2021-06-25T14:21:23+00:00","dateModified":"2021-07-17T15:57:18+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#primaryimage","url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg","contentUrl":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2021\/06\/newborn-baby.jpg","width":360,"height":240},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?p=892#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/wanitadancerita.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Anakku Terlalu Penyayang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#website","url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/","name":"wanita &amp; cerita","description":"Cerita wanita tentang kehidupan, keluarga, dan perjalanan hati.","publisher":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#organization","name":"wanita &amp; cerita","url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cropped-cropped-wanita-dan-cerita-logo.jpg.png","contentUrl":"https:\/\/wanitadancerita.com\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/cropped-cropped-wanita-dan-cerita-logo.jpg.png","width":333,"height":204,"caption":"wanita &amp; cerita"},"image":{"@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/wanitadancerita.com\/#\/schema\/person\/44c025e1d842e36aadbbb51ebbb71087","name":"Monica Jesselyn","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e2bbce6c3a4d4de13781a972882ee9496bd151a46bad2670e03ff261ee0d2653?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e2bbce6c3a4d4de13781a972882ee9496bd151a46bad2670e03ff261ee0d2653?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e2bbce6c3a4d4de13781a972882ee9496bd151a46bad2670e03ff261ee0d2653?s=96&d=mm&r=g","caption":"Monica Jesselyn"},"sameAs":["http:\/\/wanitadancerita.com"],"url":"https:\/\/wanitadancerita.com\/?author=1"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/892","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=892"}],"version-history":[{"count":53,"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/892\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1024,"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/892\/revisions\/1024"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=892"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=892"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/wanitadancerita.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=892"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}